Review Kitab
Terdapat 11 pembahasan
- Termasuk kitab aqidah yang bisa menyelamatkan seseorang dari neraka
- Karya Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab
- Berkaitan dengan kewajiban dan tanggung jawab seorang hamba, yakni bagaimana seseorang mengenal Allah, agamanya, dan mengenal nabinya
- Buku ini dianjurkan oleh para ulama untuk diajarkan, dihafal, dan dipelajari oleh para penuntut ilmu dan orang awam
Keistimewaan Kitab
1. Terkait dengan perkara yang wajib dipelajari oleh kaum muslimin dan muslimat
2. Asal dari kitab ini adalah uraian pertanyaan malaikat di alam kubur
3. Penulis menggabungkan keindahan penulisan, kedetailan dalam susunan, dan kekuatan istidlal, serta penjelasan dan keterangan yang jelas dan mudah dipahami
Perkataan Para Ulama tentang Kitab
1. Syaikh bin Baz berkata,“adalah penulis (syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab) mentalqin kepada orang lain agar dipelajari, dihafal, dan agar ushul ini menetap di hati seorang hamba.”
2. Syaikh Abdurrahman bin Hasan berkata,“Pemimpin pada saat itu memerintahkan orang-orang untuk menghadiri majelis yang membahas kitab ini (bersama qawaidul arba dan kitab tauhid)”
3. Syaikh Ibrahim bin Alu Syaikh setiap hari membaca kitab ini di majelisnya
Arti Judul Kitab
- Nama kitab : Tsalatsatul Ushul wa Adillatuha
- Al-ushul jama’ dari ashl, ashl bermakna pondasi yang sesuatu dibangun diatasnya
- Adillah jama’ dari dalil
- Translasi judul kitab : Tiga landasan pokok beserta dalil-dalilnya
Perbedaan Penulisan Nama Judul
- Terkadang, ditulis dengan dua judul, pengertian yang benar :
1. Al-ushul ats-tsalasah (tiga risalah pendahuluan)
2. Tsalatsatul ushul (kata keturunan penulis, ini adalah nama kitab yang sebenarnya)
Isi Kitab
1. Diawali dengan tiga risalah pendahuluan yang mencakup poin :
a) Risalah 1 : Kewajiban mempelajari 4 masail agama (Al-ashr)
b) Risalah 2 : Kewajiban taat kepada Rasul, bathilnya kesyirikan, dan al-wala’ wal bara’
c) Risalah 3 : Al-hanifiyyah dan perintah teragung dan terbesar
2. Setelah itu, baru memasuki Tsalatsatul ushul
Pembahasan Kitab
Risalah 1 : Kewajiban Mempelajari 4 Masalah Agama
Matan (Isi teksnya) :
Terdapat 11 pembahasan
Pembahasan 1 :
بالبسملة الرسالة افتتاح (Pembukaan risalah dengan basmallah)
a) Makna Bismi dalam Kalimat Bismillah di Awal Kitab
- Saya menulis/memulai kitabku dengan nama Allah
- Bismi (jar dan majrur) bermakna “dengan nama Allah Ar-Rahman Ar-Rahim, aku menulis/memulai”
b) Mencontoh Quran, Nabi, dan Ulama Terdahulu
- Dalam rangka mencontoh Al-Quranul karim yang memulai setiap surahnya dengan basmallah (kecuali At-Taubah)
- Begitu juga Rasulullah ketika memulai surat, menulis bismillahirrahmanirrahim (hadits Ibnu Abbas ketika Rasulullah menulis surat ke Heraklius, juga hadits Ali bin Abi Thalib ketika perjanjian Hudaibiyah)
- Juga dilakukan para ulama dalam tulisan-tulisan kitab mereka
- Banyak ulama yang berdalil dengan hadits : setiapa perkara yang tidak memulai dengan basmallah, maka terputus (walaupun ada kecacatan di keshahihan hadits)
c) Makna Kata Allah dalam Bismillah
- Ism (mufrad) ketika disambung dengan ma’rifah maka menjadi umum (seakan-akan.. dengan nama seluruh nama asmaul husna)
- Allah adalah lafdzul jalalah
- Artinya : al-ma’budu mahabbatan wata’dziman wa ijlalan (yang diibadahi dengan penuh keagungan, kecintaan, pengagungan, dan kebesaran).
- Nama terbesar dari asmaul husna (walillahi asmaaul husna)
d) Makna Kata Ar-Rahman dan Ar-Rahim
- Arti Ar-Rahman : Pemilik rahmat yang luas (nama khusus untuk Allah, tidak boleh dinamai untuk selain-Nya)
- Ar-Rahim : Pemilik rahmat yang terus bersambung
e) Persamaan dan Perbedaan Sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim
- Persamaan : Sama-sama berakar dari kata rahmat
- Perbedaan :
a. Ar-Rahman nama khusus untuk Allah (tidak boleh digunakan untuk selain Allah), namun Ar-Rahiim tidak mengapa untuk mensifati manusia (2 ayat terakhir surah taubah)
b. Ar-Rahman rahmat yang luas, namun Ar-Rahim rahmat yang bersambung. Dari segi huruf, ar-rahman ada tujuh huruf, ar-rahiim ada 6 huruf. Kaidah bahasa Arab : setiap penambahan huruf terdapat penambahan makna. Ar-Rahman : untuk seluruh makhluk, manusia.. namun Ar-Rahiim : hanya untuk kaum mukminin (Al-Ahzab; wa kaana bil mu’miniina rahiima)
c. Ar-Rahman ada kaitannya dengan sifat Dzat Allah, namun Ar-Rahiim terkait dengan sifat fi’liyah (perbuatan)
f) Hikmah Basmallah
- Bila kita mengetahui makna basmallah, maka akan menimbulkan dampak yang luar biasa dalam hidup kita tatkala mengucapnya di awal berbagai aktivitas
- Pemulaian dengan basmallah, bukan sesuatu yang sembarangan namun penimbul sesuatu kekuatan dengan bersandar hanya kepada-Nya. Yakni memohon rahmat kepada Allah Yang Maha Luas.
Versi PDF : bit.ly/ilmtivity (Masuk folder Tsalatsatul Ushul, cari Eps.01)

Comments
Post a Comment